Interaksi antara bahasa dan kognisi merupakan inti kajian psikolinguistik yang semakin berkembang secara multidisipliner. Meskipun penelitian di bidang ini telah banyak dilakukan, kajian yang mengintegrasikan perspektif neuropsikolinguistik modern dengan konteks lokal Indonesia masih sangat terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara sistematis mekanisme interaksi bahasa dan kognisi, menelaah proses produksi dan persepsi bahasa dari sudut pandang neuropsikolinguistik, serta mengeksplorasi implikasinya pada bidang pendidikan, terapi wicara, dan teknologi pengolahan bahasa. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain systematic literature review (SLR) yang mengacu pada pedoman PRISMA 2020. Sebanyak 28 sumber dari basis data Google Scholar, DOAJ, SINTA, Garuda, dan PubMed dipilih berdasarkan kriteria inklusi yang ketat, mencakup publikasi tahun 2013–2025 yang relevan dengan topik psikolinguistik dan kognisi bahasa. Lima tema utama teridentifikasi: (1) bahasa sebagai proses kognitif konstruktif yang melibatkan memori kerja dan perhatian selektif secara simultan; (2) produksi bahasa dikendalikan oleh area Broca melalui koordinasi motorik-linguistik; (3) persepsi bahasa melibatkan area Wernicke dan fasikulus arkuat sebagai jalur integrasi makna; (4) faktor sosioemosional seperti motivasi dan kecemasan linguistik memengaruhi efektivitas pemrosesan bahasa; serta (5) temuan psikolinguistik memiliki implikasi terapan pada pendidikan, terapi wicara, dan pengembangan teknologi NLP. Interaksi bahasa dan kognisi bersifat dinamis, multidimensional, dan saling bergantung. Penelitian lanjutan berbasis eksperimen dalam konteks bahasa Indonesia sangat diperlukan untuk memperkuat temuan ini.
Copyrights © 2025