Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kondisi perkerasan lentur pada ruas Jalan Raya Ciherang Lame, Kabupaten Bogor, menggunakan metode Bina Marga dan Pavement Condition Index (PCI). Ruas jalan sepanjang 2 km (STA 0+000–STA 2+000) dibagi menjadi delapan stationing.Data dikumpulkan melalui survei visual untuk mengidentifikasi jenis, tingkat keparahan, dan luas kerusakan perkerasan, serta survei lalu lintas untuk memperoleh Lalu Lintas Harian Rata-rata (LHR).Hasil analisis menunjukkan bahwa metode Bina Marga mengidentifikasi tujuh jenis kerusakan, yaitu alur, amblas, lubang, pelepasan butir, sungkur, retak buaya, dan retak memanjang.Sementara itu, metode PCI mengidentifikasi sepuluh jenis kerusakan, meliputi alligator cracks, bumps and sags, depression, edge cracking, joint reflection cracking, longitudinal and transverse cracking, potholes, Rutting, shoving, serta weathering and raveling.Nilai urutan prioritas Bina Marga sebesar 3,95 menunjukkan ruas jalan termasuk program peningkatan jalan, sedangkan nilai PCI sebesar 26,75 mengindikasikan kondisi perkerasan buruk (poor).Kedua metode menunjukkan perlunya peningkatan atau rekonstruksi jalan.
Copyrights © 2026