Dokumen Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan green manufacturing pada proses produksi Cocoa Butter Substitute (CBS) di PT Unilever Oleochemical Indonesia (UOI) sebagai bagian dari upaya mewujudkan industri oleokimia berkelanjutan. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif melalui penerapan Green Manufacturing Index (GMI) dan Life Cycle Assessment (LCA) berbasis ISO 14040. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh aktivitas produksi, mulai dari perencanaan, pengadaan, distribusi, hingga proses manufaktur, telah menerapkan prinsip keberlanjutan dengan efisiensi energi mencapai 18% dan penurunan emisi gas rumah kaca sebesar 15%. Penerapan konsep 6R (Reduce, Reuse, Recycle, Recovery, Redesign, dan Remanufacturing) serta model simbiosis agroindustri terbukti mendukung efisiensi sumber daya dan kebijakan zero waste. Selain itu, inovasi hijau yang dilakukan melalui optimalisasi proses hidrogenasi, digitalisasi energi, dan formulasi bahan baku lokal berhasil meningkatkan efisiensi biaya serta mengurangi dampak lingkungan. Berdasarkan hasil Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL), seluruh kegiatan produksi berada pada kategori dampak rendah (EII = 0,28). Dengan demikian, implementasi green manufacturing di UOI tidak hanya memperkuat kinerja ekonomi dan sosial, tetapi juga berkontribusi nyata terhadap pencapaian target keberlanjutan global.
Copyrights © 2026