Karya sastra sering kali menjadi cermin yang memantulkan identitas dan kekayaan budaya suatu bangsa. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bentuk kearifan lokal budaya Bugis-Makassar serta mendeskripsikan representasi nilai-nilai tersebut dalam novel Silariang karya Oka Aurora. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan landasan teori sosiologi sastra. Data penelitian berupa kutipan dialog dan narasi dalam novel yang mengandung nilai budaya, yang dikumpulkan melalui teknik baca dan catat. Analisis data dilakukan dengan metode deskriptif interpretatif untuk membedah makna di balik teks. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kearifan lokal dalam novel ini mencakup nilai sosial, moral, adat dan tradisi, religiusitas, serta budaya lokal yang khas. Nilai-nilai tersebut direpresentasikan secara apik melalui dialog, narasi, konflik antartokoh, simbol budaya, serta tindakan para tokoh. Dengan demikian, novel Silariang tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga berperan penting sebagai media representasi dan sarana pelestarian budaya Bugis-Makassar di era modern
Copyrights © 2026