Abstrak penyelenggaraan pemerintahan. Namun, implementasi Sistem Informasi Manajemen Barang Daerah (SIMBADA) di berbagai instansi masih menghadapi sejumlah kendala, seperti ketidaksesuaian data aset, ketidakakuratan perhitungan penyusutan, serta belum optimalnya integrasi data antar–unit=2 kerja. Kondisi ini menunjukkan perlunya peningkatan kualitas pengelolaan data berbasis sistem informasi. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian ini meliputi observasi, wawancara, telaah dokumen, serta pendampingan langsung kepada pengelola aset pada BPKAD Kabupaten Bangkalan. Pendampingan difokuskan pada proses ekstraksi, rekapitulasi, dan penataan data aset dari SIMBADA ke dalam format Microsoft Excel agar data lebih rapi, terstruktur, dan mudah dianalisis. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan yang signifikan pada kerapian dan konsistensi data, kemudahan akses informasi, serta percepatan proses verifikasi aset. Pendampingan juga meningkatkan pemahaman pegawai terkait pengelolaan aset berbasis sistem informasi. Dengan demikian, kegiatan ini berkontribusi dalam memperbaiki efektivitas implementasi SIMBADA sekaligus mendukung terwujudnya pengelolaan aset daerah yang lebih transparan dan akuntabel. Kata kunci: pengabdian; SIMBADA; aset daerah; pengelolaan aset; BPKAD. Abstract Regional asset management is a crucial element in supporting transparency and accountability in government administration. However, the implementation of the Regional Asset Management Information System (SIMBADA) in various agencies still faces several challenges, such as inconsistent asset data, inaccurate depreciation calculations, and suboptimal data integration between work units. This situation highlights the need to improve the quality of information system-based data management.The methods used in this community service activity included observation, interviews, document review, and direct mentoring of asset managers at the Bangkalan Regency Regional Revenue and Expenditure Agency (BPKAD). The mentoring focused on extracting, summarizing, and organizing asset data from SIMBADA into Microsoft Excel format to improve data organization, structure, and facilitate analysis. The results of the activity demonstrated significant improvements in data tidiness and consistency, ease of access to information, and accelerated asset verification processes. The mentoring also enhanced employee understanding of information system-based asset management. Thus, this activity contributed to improving the effectiveness of SIMBADA implementation while supporting more transparent and accountable regional asset management. Keywords: community service; SIMBADA; regional assets; asset management; BPKAD.
Copyrights © 2026