Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pelatihan literasi penyusunan anggaran bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Alale, Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo. UMKM di desa ini menghadapi tantangan rendahnya literasi keuangan, khususnya dalam perencanaan anggaran, sehingga usaha sulit berkembang. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode wawancara, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi terhadap sepuluh UMKM di sektor kuliner, perdagangan, dan jasa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum pelatihan, sebagian besar peserta belum terbiasa menyusun anggaran secara sistematis. Setelah pelatihan, peserta mampu menyusun anggaran penjualan, produksi, bahan baku, dan kas dengan lebih realistis dan terstruktur. Kendala utama yang dihadapi adalah keterbatasan waktu pelatihan, perbedaan pemahaman keuangan, serta akses terbatas terhadap teknologi digital. Penelitian merekomendasikan pelatihan berkelanjutan, pengembangan modul digital sederhana, serta pendampingan kelompok belajar sebaya untuk memperkuat keterampilan praktis. Temuan ini menegaskan pentingnya literasi anggaran sebagai faktor kunci dalam pengembangan UMKM di tingkat lokal.
Copyrights © 2026