Menguji dampak literasi digital, pengetahuan keuangan, dan kontribusi inklusi keuangan dibandingkan dengan faktor lainnya dalam menentukan kinerja keuangan pada UMKM di Kecamatan Buleleng menjadi sasaran dalam kajian tersebut. Populasi dalam pengamatan tersebut merupakan seluruh UMKM tercatat secara resmi serta menjalankan usaha di salah satu kecamatan yang ada di Kabupaten Buleleng yaitu Kecamatan Buleleng. Penelitian ini menggunakan metodologi kuantitatif dan strategi untuk menetapkan ukuran sampel yang tepat, penelitian ini menerapkan rumus slovin, dengan margin kesalahan sebesar 10%, sehingga didapatkan sebanyak 100 pelaku UMKM dijadikan sampel dalam penelitian ini. Pengumpulan data dilaksanakan melalui menyebar kuesioner secara langsung dan online kepada responden, namun dari penyebaran kuesioner kepada 100 pelaku UMKM yang kembali hanya 90 kuesioner dan 10 dinyatakan gugur sehingga sampel yang dapat diolah datanya adalah sebesar 90 UMKMAkumulasi keterangan dilaksanakan lewat penyebaran angket pernyataan secara online dan langsung terjun kelapangan. Data dianalisis menerapkan aplikasi SmartPLS versi 4.0, Hasil kajian memberikan hasil bahwa variabel-variabel tersebut berhubungan dengan kinerja keuangan. Kinerja keuangan UMKM meningkat seiring dengan meningkatnya inklusi keuangan secara signifikan, literasi kuangan dan literasi digital di Kecamatan Buleleng. Dengan demikian pemahaman pelaku usaha tentang Literasi digital, pengetahuan keuangan, dan inklusi
Copyrights © 2026