Kesulitan belajar merupakan permasalahan yang sering dialami siswa dan dapat berdampak pada prestasi akademik serta kesejahteraan psikologis. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran konseling dalam mengatasi kesulitan belajar siswa melalui pendekatan kajian literatur. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan menganalisis berbagai sumber pustaka berupa jurnal ilmiah, artikel, dan hasil penelitian terdahulu yang relevan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi dokumentasi dan telaah pustaka. Hasil kajian menunjukkan bahwa konseling memiliki peran penting dalam mengidentifikasi faktor penyebab kesulitan belajar yang meliputi aspek kognitif, emosional, dan lingkungan. Selain itu, intervensi konseling seperti konseling individu, konseling kelompok, dan bimbingan belajar terbukti efektif dalam meningkatkan motivasi, regulasi diri, serta hasil belajar siswa. Dengan demikian, layanan konseling menjadi komponen penting dalam mendukung keberhasilan akademik dan perkembangan pribadi siswa secara berkelanjutan.
Copyrights © 2026