Diabetes melitus (DM) merupakan penyakit kronis non-komunikabel dengan prevalensiyang terus meningkat, terutama pada populasi geriatri, sehingga memerlukan pengelolaan terapiyang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola penggunaan obat antidiabetes pada pasien geriatri di Puskesmas Olak Kemang, Kota Jambi, periode Oktober 2025. Penelitian ini merupakan penelitian observasional non-eksperimental dengan pendekatan deskriptif.Pengambilan sampel dilakukan menggunakan metode total sampling terhadap seluruh pasien diabetes melitus berusia ≥60 tahun. Data diperoleh dari rekam medis dan resep pasien yang meliputi karakteristik pasien serta golongan dan jenis obat antidiabetes yang diresepkan. Data dianalisis secara deskriptif dalam bentuk persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 48 pasien, mayoritas berjenis kelamin perempuan (62,5%) dan berada pada kelompok usia 60–74 tahun (93,75%). Pola penggunaan obat antidiabetes didominasi oleh metformin, baik sebagai monoterapi maupun terapi kombinasi. Kombinasi metformin dan sulfonilurea merupakan regimen yang paling banyak digunakan, sedangkan penggunaan insulin ditemukan pada sebagian kecil pasien.Disimpulkan bahwa pola penggunaan obat antidiabetes pada pasien geriatri di Puskesmas Olak Kemang didominasi oleh terapi oral dengan metformin sebagai pilihan utama.
Copyrights © 2026