Kedelai merupakan komoditas pangan yang mengandung banyak protein nabati dan berfungsi sebagai bahan baku untuk berbagai produk olahan salah satunya yaitu tahu. Tahu menjadi olahan pangan berasal dari kedelai yang sudah akrab dengan masyarakat pada umumnya. Kadar protein dalam tahu menjadi indikator penting dalam menilai kualitasnya. Durasi perendaman memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kandungan protein, tetapi pada titik tertentu, perendaman yang terlalu lama justru dapat menurunkan kualitas protein. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis pengaruh waktu perendaman kedelai terhadap kadar protein tahu menggunakan metode Lowry. Penelitian dilakukan secara eksperimental dengan variasi waktu perendaman kedelai selama 1, 2, 4, 6, dan 8 jam. Penetapan kadar protein dilakukan menggunakan metode Lowry dengan bantuan spektrofotometer UV-Vis. Hasil kadar protein pada sampel menunjukkan kandungan protein tertinggi adalah tahu dengan waktu perendaman 4 jam (3,67%). Terdapat perbedaan yang signifikan antara waktu perendaman kedelai terhadap kandungan protein pada tahu yang dihasilkan.
Copyrights © 2026