Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran discovery learning terhadap keterampilan proses sains pada materi indikator asam basa dan untuk mengetahui bagaimana respon siswa terhadap penerapan model discovery learning di SMAN 9 Mataram pada tahun ajaran 2024/2025. Metode yang digunakan adalah metode quasi experiment dengan desain non-equivalent control group desaign. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh kelas XI MIA dengan siswa sebanyak 166 orang. Sampel ditentukan menggunakan teknik purposive sampling dan diperoleh kelas XI MIA 1 sebagai kelas eksperimen dan kelas XI MIA 2 sebagai kelas kontrol. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini yaitu instrumen tes berbentuk essay yang terdiri dari 10 soal. Sebelum digunakan, pada soal dilakukan uji validitas dan uji reliabilitas terlebih dahulu pada kelas di luar sampel. Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, dan uji hipotesis (uji-t) pada taraf signifikan 0,05 atau 5%. Hasil uji-t diperoleh nilai rhitung < rtabel yaitu sebesar 0,002 < 0,05 sehingga dapat disimpulkan penerapan model pembelajaran discovery learning berpengaruh positif terhadap keterampilan proses sains siswa SMAN 9 Mataram pada materi indikator asam basa kelas XI.
Copyrights © 2025