Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh school well-being terhadap keterlibatan akademik siswa sekolah menengah atas. School well-being dipahami sebagai kondisi kesejahteraan siswa di sekolah yang mencakup empat dimensi, yaitu having (kondisi sekolah), loving (hubungan sosial), being (pemenuhan diri), dan health (status kesehatan). Keterlibatan akademik merujuk pada partisipasi aktif siswa dalam proses pembelajaran yang meliputi keterlibatan agentic, cognitive, emotional, dan behavioral engagement. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain asosiatif kausal. Populasi penelitian adalah seluruh siswa SMA Negeri 1 Cerme Gresik tahun ajaran 2025/2026 dengan sampel atau responden sebanyak 271 siswa yang dipilih melalui teknik simple random sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner berskala likert dan dianalisis menggunakan SEM-PLS dengan model second order reflective dengan bantuan perangkat lunak SmartPls. Hasil penelitian menunjukkan bahwa school well-being berpengaruh signifikan terhadap keterlibatan akademik siswa, dengan kemampuan menjelaskan variasi keterlibatan akademik sebesar 59%. Temuan ini menunjukkan bahwa semakin baik kesejahteraan siswa yang dirasakan di sekolah, semakin tinggi tingkat keterlibatan akademik mereka dalam proses pembelajaran. Penelitian ini memberikan implikasi bahwa upaya peningkatan kualitas lingkungan sekolah, hubungan sosial, pemenuhan diri, dan kesehatan siswa perlu menjadi perhatian utama sekolah guna mendorong keterlibatan akademik siswa secara optimal.
Copyrights © 2026