Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis problematika kesulitan membaca pada siswa kelas V sekolah dasar serta mengidentifikasi faktor penyebabnya berdasarkan studi literatur dan respon guru. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur yang didukung oleh data angket dan wawancara terhadap guru sekolah dasar. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif untuk menggambarkan kondisi kemampuan membaca siswa secara menyeluruh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesulitan membaca siswa meliputi rendahnya kelancaran membaca, kesalahan pelafalan, keterbatasan kosakata, serta rendahnya pemahaman terhadap isi bacaan. Selain itu, siswa juga mengalami kesulitan dalam menemukan gagasan utama, mengidentifikasi informasi penting, serta menginterpretasi makna dalam teks bacaan. Faktor penyebab kesulitan membaca berasal dari aspek internal seperti rendahnya motivasi belajar, minat baca yang kurang, serta kemampuan kognitif siswa yang beragam. Sementara itu, faktor eksternal meliputi lingkungan keluarga yang kurang mendukung, kebiasaan membaca yang rendah, penggunaan gawai yang berlebihan, serta metode pembelajaran yang kurang variatif dan kurang melibatkan siswa secara aktif. Temuan ini menegaskan bahwa membaca tidak hanya merupakan proses mengenali simbol, tetapi juga melibatkan kemampuan memahami, menganalisis, dan menginterpretasi makna secara mendalam. Oleh karena itu, diperlukan strategi pembelajaran yang inovatif, interaktif, dan kolaboratif antara guru dan orang tua guna meningkatkan kemampuan membaca siswa secara optimal.
Copyrights © 2026