Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis minat belajar dan keterampilan berbicara siswa kelas IV dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di SD Negeri 5 Padangsambian. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan metode survei. Subjek penelitian adalah seluruh siswa kelas IV A yang berjumlah 31 orang dan ditetapkan dengan teknik sampling jenuh. Data dikumpulkan menggunakan angket tertutup yang memuat indikator perasaan siswa saat diminta berbicara, keberanian mengemukakan pendapat, kesempatan berbicara yang diberikan guru, tingkat kesulitan berbicara di depan kelas, serta pengaruh kegiatan berbicara terhadap kepercayaan diri siswa. Data dianalisis dengan teknik deskriptif kuantitatif melalui perhitungan frekuensi dan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum minat dan keterampilan berbicara siswa berada pada kategori cukup baik. Sebanyak 45,16% siswa merasa percaya diri saat diminta berbicara, 45,16% siswa berada pada kategori berani dalam mengemukakan pendapat, dan 51,61% siswa menyatakan guru sering memberikan kesempatan berbicara. Selain itu, 61,29% siswa menilai bahwa berbicara di depan kelas termasuk mudah, sedangkan 51,61% siswa setuju bahwa kegiatan berbicara dapat meningkatkan kepercayaan diri. Meskipun demikian, masih terdapat sebagian siswa yang merasa malu, takut, dan kurang berani berbicara di depan kelas. Temuan ini menunjukkan bahwa pengembangan keterampilan berbicara perlu didukung melalui pembelajaran yang aktif, interaktif, komunikatif, serta pemberian penguatan positif dan kesempatan latihan yang berkelanjutan.
Copyrights © 2026