Rendahnya kemampuan membaca pemahaman siswa kelas IV dalam mengenali gagasan utama, menemukan informasi langsung, serta menarik kesimpulan dari bacaan, disertai rendahnya partisipasi aktif akibat penggunaan metode pembelajaran yang masih konvensional, menjadi latar belakang penelitian ini. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan efektivitas teknik membaca nyaring dalam meningkatkan kemampuan membaca pemahaman dan partisipasi siswa. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan desain One-Shot Case Study terhadap 26 siswa kelas IV melalui teknik total sampling dalam satu sesi pembelajaran selama 60 menit. Instrumen penelitian berupa tes pemahaman bacaan sebanyak 20 soal pilihan ganda (5 soal pretest dan 15 soal posttest) dengan rentang skor 0–100 dan KKM 75, serta lembar observasi partisipasi siswa menggunakan skala Likert 0–4 dengan 8 indikator. Tahapan penelitian meliputi pretest (10 menit), intervensi membaca nyaring secara bergantian dalam kelompok (35 menit), dan posttest disertai observasi (15 menit). Analisis data menggunakan statistik deskriptif berupa mean, standar deviasi, persentase ketuntasan, dan distribusi kategori nilai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata skor posttest sebesar 82,5 (SD = 10,2) dengan tingkat ketuntasan 88,5% (42% sangat baik, 46% baik, dan 12% cukup). Partisipasi aktif siswa mencapai 92% (skor ≥24/32). Dengan demikian, teknik membaca nyaring terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan membaca pemahaman dan partisipasi siswa dalam waktu yang terbatas. Implikasi penelitian ini adalah metode membaca nyaring dapat digunakan sebagai strategi pembelajaran Bahasa Indonesia di sekolah dasar.
Copyrights © 2026