Pengaruh Outdoor Learning terhadap Kebugaran Jasmani Siswa SD Inpres Sanolo di Daerah Pedesaan" secara eksplisit membahas pendidikan jasmani, namun mengandung berbagai dimensi yang relevan dengan masalah pendidikan biologi di Indonesia. Tulisan ini menganalisis enam titik keterkaitan antara temuan penelitian tersebut dengan persoalan mendasar dalam pendidikan biologi: (1) minimnya pemanfaatan lingkungan alam sebagai sumber belajar biologi, (2) rendahnya motivasi intrinsik siswa dalam mempelajari biologi, (3) kesenjangan antara teori dan praktik lapangan, (4) kurangnya kontekstualisasi konten biologis dengan data riil siswa, (5) diabaikannya perbedaan fisiologis gender dalam pembelajaran, dan (6) lemahnya literasi ekologi. Analisis ini menunjukkan bahwa kerangka Rural Ecological Fitness Learning (REFL) yang dikembangkan Firmansyah memiliki potensi besar untuk diadaptasi dalam reformasi pendidikan biologi di sekolah-sekolah pedesaan Indonesia.
Copyrights © 2026