Jurnal Mahasiswa TEUB
Vol. 14 No. 2 (2026)

Pengujian Tegangan Tembus Dielektrik Minyak Bunga Matahari Beraditif Tocopherol untuk Uji Kekuatan Isolasi Peralatan Tegangan Tinggi

Zaidan, Reimas Fatih (Unknown)
Wijono, n/a (Unknown)
Utomo, Teguh (Unknown)



Article Info

Publish Date
24 Apr 2026

Abstract

Minyak mineral masih banyak digunakan sebagai isolasi cair peralatan  tegangan tinggi, namun memiliki keterbatasan lingkungan sehingga  diperlukan alternatif minyak isolasi ramah lingkungan. Penelitian ini  bertujuan menganalisis pengaruh pemanasan dan penambahan aditif  tocopherol terhadap sifat dielektrik minyak bunga matahari sebagai  kandidat minyak isolasi alternatif. Pengujian dilakukan secara eksperimental terhadap kadar air, tegangan tembus AC, permitivitas relatif, dan konduktivitas listrik dengan variasi durasi pemanasan dan persentase tocopherol, di mana pengujian tegangan tembus AC dilakukan  menggunakan metode IEC 60156 pada gelas uji VDE 370 dengan jarak  elektroda 2,5 mm. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanasan efektif menurunkan kadar air minyak dari 4000 ppm menjadi 3119 ppm setelah 90 menit, yang berkontribusi langsung terhadap peningkatan kualitas isolasi. Penambahan tocopherol menyebabkan penurunan nilai tegangan tembus,  ditunjukkan oleh penurunan dari 77,43 kV menjadi 50,34 kV pada sampel  dengan 11,43% tocopherol. Nilai permitivitas relatif juga menurun akibat perubahan komposisi molekul, sementara konduktivitas listrik menurun  hingga 7,895 × 10⁻⁹ S/m yang menandakan meningkatnya resistivitas dan kualitas isolasi minyak. Hasil ini menunjukkan bahwa minyak bunga  matahari beraditif tocopherol berpotensi sebagai minyak isolasi cair ramah lingkungan, dengan komposisi aditif yang perlu dioptimalkan untuk  memperoleh kinerja dielektrik terbaik. Kata kunci: Minyak Bunga Matahari, Tocopherol, Tegangan Tembus, Sifat Dielektrik, Minyak Isolasi

Copyrights © 2026