Evaluasi penggunaan Amlodipin pada pasien geriatri penting dilakukan karena pada kelompok usia ini sering mengalami perubahan farmakokinetik dan farmakodinamik yang meningkatkan risiko efek samping. Amlodipin efektif dalam mengontrol hipertensi, tetapi pasien geriatri dengan komorbiditas seperti penyakit ginjal atau penggunaan obat multiple rentan terhadap interaksi obat yang memperburuk efek samping. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi penggunaaan obat Amlodipin dan memberikan gambaran nyata mengenai kualitas penggunaan Amlodipin pada pasien geriatri. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif non eksperimental dengan pengambilan data secara retrospektif menggunakan data rekam medis dalam Sistem Informasi Manajemen Puskesmas (SIMPUS). Sampel dipilih dengan teknik purposive sampling yang memenuhi kriteria inklusi dan ekslusi. Selanjutnya dilakukan evaluasi penggunaan Amlodipin, berdasarkan indikator tepat pasien, tepat obat, dan tepat dosis yang disesuaikan dengan dengan pedoman JNC VIII. Dari 46 pasien, didapatkan 100% tepat pasien, 100% tepat obat, dan 97,83% tepat dosis. Ditemukan ketidaktepatan dosis sebanyak 2,17% yang menunjukkan perlunya perhatian lebih dalam penentuan dosis pada pasien geriatri. Penggunaan Amlodipin pada pasien geriatri belum sesuai semua dengan pedoman JNC VIII, maka evaluasi penggunaan obat secara berkala tetap perlu dikakukan untuk memastikan terapi yang optimal dan aman pada pasien geriatri.
Copyrights © 2026