Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi integrasi simbolisme tarot Arcana Utama dengan ikonografi wayang Nusantara sebagai upaya membangun metafora visual yang kaya makna budaya dalam desain ilustrasi kontemporer. Fokus penelitian diarahkan pada identifikasi, analisis, dan pemetaan korespondensi simbolis antara arketipe tarot dan figur wayang tradisional melalui pendekatan semiotika Roland Barthes yang mencakup denotasi, konotasi, dan mitos. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik studi pustaka dan dokumentasi visual terhadap kartu Major Arcana dan artefak budaya Nusantara seperti wayang, batik, dan relief. Analisis dilakukan melalui tiga tahap semiotik, kemudian diintegrasikan dengan memadankan simbol berdasarkan kesamaan makna untuk menghasilkan visual metaphor map sebagai panduan ilustrasi. Data penelitian terdiri atas data primer berupa gambar visual dan data sekunder dari literatur akademik yang relevan. Hasil analisis menunjukkan setiap kartu yang diadaptasi tetap mempertahankan makna arketipe universalnya, sekaligus mengalami reinterpretasi melalui nilai, narasi, dan filosofi lokal. Hasil pemetaan visual metaphor map membuktikan simbol-simbol dapat berfungsi sebagai tanda visual yang merepresentasikan konsep universal sekaligus kontekstual. Temuan ini memperkuat pandangan bahwa semiotika dapat menjadi alat efektif untuk menggabungkan simbol global dan lokal dalam desain komunikasi visual yang bermakna. Pemetaan metafora visual memperlihatkan keselarasan antara simbol global dan lokal yang membentuk sistem tanda hibrida namun kontekstual. Simpulan penelitian ini menegaskan bahwa simbol budaya Nusantara memiliki kapasitas kuat dalam merepresentasikan konsep universal tanpa kehilangan identitas lokal, dan integrasi tersebut menghasilkan padanan visual yang koheren lintas budaya dan relevan bagi pengembangan industri kreatif berbasis kearifan lokal.
Copyrights © 2026