Cookies berbahan biji nangka sebagai modifikasi bahan pada pembuatan Cookies untuk memanfaatkan biji buah yang dapat diolah menjadi bahan yang layak untuk dikonsumsi. Namun, seperti produk pangan lainnya, cookies juga mengalami penurunan mutu selama penyimpanan akibat berbagai faktor. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh variasi kemasan dan suhu penyimpanan terhadap umur simpan cookies tepung biji nangka. Metode penelitian ini menggunakan eksperimental design Rancangan Acak Kelompok Lengkap dengan perlakuan berdasarkan persentase perbandingan tepung (tepung biji nangka 30%, tepung terigu 70%) perlakuan diulang sebanyak 2 kali ulangan. Penentuan umur simpan menggunakan Accelerated Shelf Life Testing model Arrhenius dengan parameter uji sensoris. Analisis uji statistik menggunakan uji ANOVA two-way. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa umur simpan cookies dengan parameter warna diperoleh dari kemasan aluminium foil dengan suhu 35 diperoleh umur simpan 22 hari. Sedangkan untuk umur simpan cookies dengan parameter tekstur pada kemasan HDPE dengan suhu 35 diperoleh umur simpan 121 hari. Uji statistik menyatakan bahwa tidak terdapat pengaruh secara signifikan (p>0,05) antara uji daya terima warna dan tekstur dengan umur simpan. Kesimpulan, tidak terdapat perubahan dan perbedaan yang signifikan terhadap warna dan tekstur cookies selama umur simpan.
Copyrights © 2026