Keselamatan pasien pada layanan perawatan di rumah (homecare) menjadi perhatian penting di wilayah tropis yang memiliki tantangan lingkungan serta ketergantungan tinggi pada caregiver keluarga. Kondisi lingkungan dengan suhu dan kelembaban tinggi berpotensi memengaruhi pengelolaan obat dan praktik pencegahan infeksi di lingkungan rumah. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi risiko keselamatan pasien pada layanan homecare dari perspektif caregiver, khususnya terkait pengelolaan obat dan pencegahan infeksi. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif deskriptif dengan pendekatan survei yang melibatkan 105 caregiver non-profesional berusia 20–70 tahun. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner terstruktur yang mencakup aspek self-efficacy caregiver, pengelolaan obat, dan praktik pencegahan infeksi. Analisis data dilakukan secara deskriptif menggunakan distribusi frekuensi dan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat self-efficacy caregiver berada pada kategori sedang. Risiko kesalahan pengelolaan obat cenderung rendah, namun masih terdapat potensi risiko yang dipengaruhi oleh keterbatasan pemahaman caregiver serta kondisi penyimpanan obat di lingkungan tropis. Pengetahuan caregiver mengenai pencegahan infeksi tergolong baik, tetapi praktik pencegahan infeksi masih berada pada kategori sedang. Penelitian ini menegaskan pentingnya penguatan kapasitas caregiver melalui edukasi berkelanjutan dan dukungan dari layanan kesehatan primer untuk meningkatkan keselamatan pasien pada layanan homecare di wilayah tropis.
Copyrights © 2026