Kesehatan jiwa remaja, khususnya santri di pondok pesantren, menghadapi tantangan signifikan akibat tekanan akademik, religius, dan sosial serta keterbatasan akses terhadap layanan kesehatan mental. Pendidikan kesehatan melalui e-modul digital merupakan salah satu strategi inovatif yang berpotensi meningkatkan kemampuan perawatan diri kesehatan jiwa santri. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pendidikan kesehatan melalui e-modul digital terhadap kemampuan perawatan diri kesehatan jiwa santri di Pondok Pesantren Darussalam. Metode penelitian menggunakan desain quasi eksperimen dengan pendekatan pretest-posttest control group design yang melibatkan 80 santri yang dibagi menjadi kelompok intervensi yang menerima e-modul digital dan kelompok kontrol yang menerima media leaflet. Instrumen penelitian menggunakan Mindful Self-Care Scale untuk mengukur kemampuan perawatan diri kesehatan jiwa santri dan dianalisis menggunakan uji paired t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok intervensi mengalami peningkatan signifikan pada seluruh indikator perawatan diri dengan nilai p=0,000–0,001, sedangkan kelompok kontrol juga mengalami peningkatan dengan nilai p=0,001–0,002, namun dengan selisih rerata pretest dan posttest yang lebih kecil. Secara klinis, peningkatan pada kelompok intervensi lebih besar dibandingkan kelompok kontrol. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa e-modul digital efektif meningkatkan kemampuan perawatan diri kesehatan jiwa santri dan direkomendasikan untuk diterapkan luas di lingkungan pesantren serta layanan kesehatan komunitas.
Copyrights © 2026