Penelitian ini membahas bagaimana fitur repost di TikTok dimanfaatkan sebagai sarana penyampaian emosi oleh mahasiswa dalam komunitas “Mahasiswa Kuliah” di platform X (sebelumnya Twitter). Fitur repost yang awalnya berfungsi untuk membagikan ulang konten, kini berkembang menjadi media ekspresi diri yang mencerminkan perasaan dan pandangan pengguna di ruang digital. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Data dikumpulkan melalui kuesioner daring berskala Likert lima poin yang disebarkan kepada anggota komunitas yang aktif menggunakan TikTok dan pernah memanfaatkan fitur repost. Uji validitas dan reliabilitas dilakukan untuk memastikan keabsahan instrumen penelitian. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang kuat dan signifikan antara intensitas penggunaan fitur repost dengan kecenderungan mahasiswa dalam menyampaikan emosi secara tidak langsung. Fitur ini berperan bukan hanya sebagai alat berbagi konten, tetapi juga sebagai media komunikasi emosional yang memungkinkan pengguna mengekspresikan diri tanpa harus membuat pernyataan eksplisit. Temuan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi kajian komunikasi digital, khususnya dalam memahami bagaimana fitur media sosial memfasilitasi ekspresi emosional generasi muda di ruang daring.
Copyrights © 2026