Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran kearifan lokal Minahasa dalam mendukung penguatan pendidikan karakter peserta didik di sekolah dasar. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Subjek penelitian melibatkan kepala sekolah, guru, dan peserta didik di salah satu sekolah dasar yang berada di wilayah Minahasa, Provinsi Sulawesi Utara. Data penelitian diperoleh melalui kegiatan observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Analisis data dilakukan secara bertahap melalui proses pengelompokan data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, dengan penerapan triangulasi sebagai upaya menjaga keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai kearifan lokal Minahasa, seperti mapalus sebagai wujud gotong royong, falsafah si tou timou tumou tou sebagai prinsip saling memanusiakan, serta nilai toleransi, tanggung jawab, kerja keras, dan kepedulian sosial, telah diterapkan dalam kegiatan pembelajaran dan kehidupan sekolah. Implementasi nilai-nilai tersebut mampu membentuk karakter peserta didik yang lebih disiplin, peduli terhadap lingkungan sosial, bertanggung jawab, serta mampu bekerja sama dengan baik. Selain itu, penerapan kearifan lokal juga berperan dalam memperkuat identitas budaya peserta didik di tengah pengaruh globalisasi. Dengan demikian, pendidikan karakter berbasis kearifan lokal Minahasa merupakan pendekatan yang kontekstual dan efektif untuk diterapkan di sekolah dasar
Copyrights © 2026