Abstrak Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat bagaimana persepsi kemudahan penggunaan mempengaruhi niat untuk menggunakan layanan pembayaran digital DANA dan bagaimana persepsi manfaat berfungsi sebagai media intervensi dalam hubungan ini. Masalah yang diangkat adalah tingkat adopsi layanan pembayaran digital yang rendah meskipun sangat mudah digunakan. Metode yang digunakan adalah melakukan survei terhadap semua orang yang menggunakan DANA di kota Makassar. Jumlah total sebanyak 150 orang yang telah menggunakan DANA selama minimal enam bulan adalah sampel purposive. Untuk mengumpulkan data, kuesioner digunakan untuk mengukur variabel persepsi kemudahan penggunaan, persepsi manfaat, dan tindakan niat. Hasil analisis regresi linier menunjukkan bahwa persepsi kemudahan penggunaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap persepsi manfaat, yang pada gilirannya berpengaruh positif terhadap tindakan niat. Hasilnya menunjukkan bahwa membuat aplikasi DANA lebih mudah digunakan dapat meningkatkan persepsi kegunaannya dan mendorong pengguna untuk terus menggunakannya. Studi ini membantu pengembang aplikasi membuat fitur yang lebih mudah digunakan.Kata kunci: Persepsi Kemudahan Penggunaan, Perilaku Tujuan, Persepsi Kegunaan, Pembayaran Digital, DANA, dan Adoption of Payment Services
Copyrights © 2026