Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pergeseran fungsi sosialisasi keluarga di era digital dalam menghadapi arus globalisasi. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan jenis penelitian studi kepustakaan (library research). Data diperoleh dari berbagai sumber literatur berupa jurnal ilmiah, buku, dan hasil penelitian yang relevan dengan topik keluarga, sosialisasi, globalisasi, dan teknologi digital. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi dokumentasi dan penelusuran literatur secara sistematis, sedangkan teknik analisis data menggunakan analisis kualitatif deskriptif melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perkembangan teknologi digital dan globalisasi menyebabkan keluarga tidak lagi menjadi satu-satunya agen sosialisasi, karena anak juga memperoleh nilai dan informasi dari media digital dan lingkungan virtual. Perubahan tersebut mempengaruhi pola komunikasi dalam keluarga dan berpotensi mengurangi interaksi langsung apabila tidak diimbangi dengan pengawasan dan komunikasi yang baik. Oleh karena itu, keluarga perlu melakukan adaptasi melalui penguatan komunikasi interpersonal, peningkatan literasi digital, dan pengendalian penggunaan media agar fungsi sosialisasi tetap berjalan secara optimal di era digital.
Copyrights © 2026