Hubungan perdagangan antara Indonesia dan Uni Eropa memiliki potensi ekonomi yang strategis, namun seringkali dihadapkan pada tantangan berupa hambatan non-tarif, perbedaan standar regulasi, dan kompleksitas prosedur kepabeanan. Sebagai respons terhadap tantangan tersebut, program ARISE+ Indonesia hadir sebagai inisiatif bantuan teknis yang didanai oleh Uni Eropa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran dan efektivitas ARISE+ Indonesia sebagai bentuk Trade Facilitation dalam memperlancar arus perdagangan bilateral. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui laporan resmi ARISE+. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ARISE+ Indonesia menjalankan peran fasilitasi perdagangan melalui empat komponen utama, yaitu kebijakan perdagangan dan investasi, fasilitasi perdagangan, infrastruktur mutu ekspor, dan Indikasi Geografis (IG). Program ini terbukti berhasil dalam menyelaraskan standar uji laboratorium Indonesia dengan standar UE serta meningkatkan kapasitas UMKM. Kesimpulannya, ARISE+ Indonesia bukan hanya berfungsi sebagai program bantuan, melainkan sebagai trade facilitation yang mengurangi biaya transaksi dan meningkatkan daya saing produk Indonesia di pasar Eropa.
Copyrights © 2026