Penelitian ini mengkaji promosi skincare di TikTok menunjukkan bahwa konten kecantikan tidak hanya berfungsi sebagai sarana pemasaran, tetapi juga sebagai ruang pembentukan gambaran wajah ideal. Penelitian ini bertujuan menjelaskan bentuk citra kecantikan dalam promosi skincare oleh Nagita Slavina serta tanggapan audiens terhadap citra tersebut. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologis untuk memahami pengalaman dan pemaknaan audiens secara mendalam. Sumber data primer diperoleh melalui wawancara mendalam dengan lima pengguna aktif TikTok yang dipilih secara purposive, sedangkan sumber data sekunder berasal dari buku, jurnal, artikel ilmiah. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data diuji dengan triangulasi sumber melalui perbandingan hasil wawancara, dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa citra kecantikan dibangun melalui tampilan kulit glowing, cerah, halus, bersih, dan terawat. Audiens memaknai tampilan tersebut sebagai gambaran kecantikan yang menarik, meyakinkan, dan ideal, meskipun pada saat yang sama juga memunculkan perbandingan diri, harapan terhadap hasil skincare, rasa percaya, serta rasa tidak aman. Pembahasan menunjukkan bahwa promosi skincare di media sosial tidak hanya menjual produk, tetapi juga membentuk standar kecantikan digital yang terus dimaknai dalam kehidupan sehari-hari oleh audiens perempuan muda di ruang digital kontemporer saat ini.
Copyrights © 2026