Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh intensitas modal, leverage, dan Return on Assets terhadap praktik penghindaran pajak, serta menguji peran ukuran perusahaan sebagai variabel moderasi pada perusahaan pertambangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Studi ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder berupa laporan keuangan perusahaan. Sampel ditentukan melalui teknik purposive sampling, dengan unit analisis perusahaan yang memenuhi kriteria penelitian. Metode analisis yang digunakan adalah regresi data panel dengan pendekatan moderated regression analysis, yang didahului oleh uji kelayakan model, analisis deskriptif, serta pengujian hipotesis menggunakan perangkat lunak statistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa intensitas modal dan leverage berpengaruh positif namun tidak signifikan terhadap penghindaran pajak, sedangkan Return on Assets berpengaruh positif dan signifikan. Dalam peran moderasi, ukuran perusahaan tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan dalam memperkuat hubungan antara intensitas modal dan leverage terhadap penghindaran pajak, tetapi berpengaruh negatif dan signifikan dalam memoderasi hubungan antara Return on Assets dan penghindaran pajak. Temuan ini mengindikasikan bahwa profitabilitas merupakan determinan utama dalam praktik penghindaran pajak, sementara ukuran perusahaan memiliki peran terbatas sebagai variabel moderasi. Implikasinya, pengawasan terhadap praktik penghindaran pajak perlu lebih difokuskan pada perusahaan dengan tingkat profitabilitas tinggi, dengan mempertimbangkan kompleksitas karakteristik perusahaan dalam perumusan kebijakan perpajakan
Copyrights © 2026