Penilaian kontribusi ekonomi pariwisata memerlukan pemahaman mengenai efek pengganda terhadap perekonomian lokal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efek pengganda pariwisata pada Candi Prambanan sebagai destinasi wisata warisan budaya. Penelitian ini menggunakan kerangka analisis pengganda Keynesian dengan mempertimbangkan dampak langsung yang berasal dari pengeluaran wisatawan, dampak tidak langsung yang tercermin dalam pendapatan usaha lokal dan upah tenaga kerja, serta dampak lanjutan melalui pengeluaran terhadap produk dan jasa lokal. Data dikumpulkan melalui survei terhadap wisatawan serta wawancara dengan informan kunci yang mewakili pelaku usaha dan tenaga kerja di sektor pariwisata untuk menggambarkan struktur pendapatan, aktivitas operasional, dan pola pengeluaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas pariwisata di Candi Prambanan menghasilkan efek pengganda yang signifikan, tercermin dalam peningkatan sirkulasi pendapatan lokal dan keterkaitan konsumsi. Pengeluaran wisatawan berkontribusi terhadap pendapatan usaha dan tenaga kerja, yang selanjutnya mendorong aktivitas ekonomi lanjutan di tingkat lokal. Namun demikian, meskipun efek pengganda tergolong kuat, kontribusinya dalam penciptaan lapangan kerja masih terbatas dan belum optimal. Temuan ini menegaskan perlunya strategi pengembangan pariwisata yang lebih inklusif dan padat karya guna memaksimalkan manfaat ekonomi serta memperkuat penyerapan tenaga kerja lokal.
Copyrights © 2026