Desentralisasi sebagai instrumen kebijakan global terus memunculkan dampaknya terhadap kesejahteraan masyarakat akibat hasil implementasi yang cenderung terpolarisasi. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh kualitas institusi terhadap keberhasilan desentralisasi melalui sintesis literatur. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain Systematic Literature Review berbasis protokol PRISMA dan perspektif Institutional Theory. Data penelitian berasal dari 27 artikel terindeks Scopus Q1–Q4 periode 2015–2025 yang dipilih secara purposive dari konteks Indonesia, India, dan Filipina, kemudian dianalisis menggunakan analisis konten tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa desentralisasi mampu meningkatkan efisiensi pelayanan publik dan menurunkan kemiskinan pada wilayah dengan institusi yang matang, namun berpotensi memperluas korupsi, patronase, dan ketimpangan pada institusi yang lemah. Temuan ini menegaskan bahwa kualitas tata kelola lokal merupakan prasyarat utama agar desentralisasi menghasilkan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.
Copyrights © 2026