Penelitian ini dilandaskan hasil observasi awal yang menginformasikan bahwa kurang disiplinnya para karyawan yang ditandai dengan kelalaian dalam jam masuk kerja. Sementara itu, data rumah sakit menunjukkan keterlambatan yang masih di atas 40%, belum adanya komitmen dari atasan terkait pengangkatan pegawai tetap, belum adanya sistem reward dan punishment pada perawat yang capaian kinerjanya kurang baik, dan belum adanya pelatihan yang diberikan atau difasilitasi oleh rumah sakit. Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji pengaruh komitmen organisasional dan motivasi terhadap keterikatan karyawan dengan jenjang karier sebagai variabel intervening terhadap perawat di RSUD Berkah Pandeglang tahun 2024. Jenis penelitian termasuk kuantitatif deskriptif verifikatif dengan causal explanatory. Populasi adalah perawat yang bekerja di RSUD Berkah Pandeglang yang berjumlah 69 orang. Sampel yang diambil dengan metode sensus yaitu tenaga perawat yang bekerja di RSUD Berkah Pandeglang yang berjumlah 69 orang.Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner, dan metode analisa menggunakan analisa three box method serta SEM-PLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komitmen organisasional dan motivasi kerja memiliki pengaruh signifikan terhadap keterikatan karyawan di RSUD Berkah Pandeglang. Jenjang karier berperan penting dalam meningkatkan keterikatan karyawan. Selain itu, jenjang karier berfungsi sebagai mediator dalam hubungan antara komitmen organisasional dan motivasi kerja terhadap keterikatan karyawan.
Copyrights © 2026