Satwika : Kajian Ilmu Budaya dan Perubahan Sosial
Vol. 10 No. 1 (2026): April (On Progress)

The art of Bangkong Reang in the social cultural perspective of Bandung city modern era

Azizah, Fathiyyah (Unknown)



Article Info

Publish Date
30 Apr 2026

Abstract

Bangkong Reang art is one of the traditional cultural expressions of Bandung City people that reflects social and cultural dynamics amid the flow of modernization and urbanization. The development of popular culture and the changing consumption patterns of public entertainment have influenced the way art is understood, practiced, and preserved. This research aims to analyze Bangkong Reang art from a sociocultural perspective as a medium for cultural communication and representation of local community identity. The research employs a qualitative approach using a library study method to examine a range of relevant academic sources. The results show that Bangkong Reang not only serves as a means of entertainment but also functions as a medium for transmitting cultural values, strengthening social cohesion, and providing a space for negotiation between tradition and modernity. This study identifies four key mechanisms that sustain the art form, namely informal community-based reproduction, selective symbolic reinterpretation, participatory audience engagement, and adaptive legitimation. These findings challenge essentialist views of intangible cultural heritage by demonstrating that cultural continuity depends on reinterpretation and contextual adaptation rather than preservation in fixed form. Methodologically, these insights are derived from textual and discourse-based analysis, reflecting how Bangkong Reang is represented in academic literature rather than direct community experience. Ultimately, Bangkong Reang endures not by resisting change but by strategically adapting to it, and its continued relevance will depend on sustained community agency and thoughtful navigation of the tensions between preservation and innovation.   Kesenian Bangkong Reang merupakan salah satu ekspresi budaya tradisional masyarakat Kota Bandung yang merefleksikan dinamika sosial dan kultural di tengah arus modernisasi dan urbanisasi. Kesenian Bangkong Reang merupakan salah satu bentuk ekspresi budaya tradisional masyarakat Kota Bandung yang mencerminkan dinamika sosial dan budaya di tengah arus modernisasi dan urbanisasi. Perkembangan budaya populer serta perubahan pola konsumsi hiburan masyarakat memengaruhi cara kesenian ini dipahami, dipraktikkan, dan dilestarikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesenian Bangkong Reang dalam perspektif sosiokultural sebagai media komunikasi budaya dan representasi identitas masyarakat lokal. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka terhadap berbagai sumber akademik yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Bangkong Reang tidak hanya berfungsi sebagai sarana hiburan, tetapi juga sebagai media pewarisan nilai budaya, penguatan kohesi sosial, serta ruang negosiasi antara tradisi dan modernitas. Penelitian ini mengidentifikasi empat mekanisme utama yang menopang kelestarian kesenian ini, yaitu reproduksi berbasis komunitas informal, reinterpretasi simbolik secara selektif, komunikasi partisipatoris, dan legitimasi adaptif. Temuan ini menantang pandangan esensialis tentang warisan budaya tak benda dengan menunjukkan bahwa kesinambungan budaya bergantung pada reinterpretasi dan adaptasi kontekstual. Secara metodologis, wawasan ini diperoleh dari analisis berbasis teks dan wacana, sehingga mencerminkan representasi Bangkong Reang dalam literatur akademik. Pada akhirnya, Bangkong Reang bertahan bukan dengan menolak perubahan, melainkan dengan beradaptasi secara strategis, dan relevansinya sebagai praktik budaya yang hidup akan bergantung pada peran aktif masyarakat serta kemampuan menavigasi ketegangan antara pelestarian dan inovasi.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

JICC

Publisher

Subject

Arts Humanities

Description

Satwika (Kajian Budaya dan Perubahan Sosial) publishes scientific papers on the results of studies/research and reviews of the literature in the fields of cultural studies and social change. The journal is oriented towards research on cultural phenomena and the current social changes. With the aim ...