Pesatnya perkembangan perumahan yang disebabkan oleh pertumbuhan penduduk yang juga meningkat di kota Palangka Raya, hal ini juga berdampak pada tingginya limbah konstruksi yang dihasilkan, terutama di daerah dengan jumlah penduduk yang padat di wilayah Kota Palangka Raya. Pada penelitian sebelumnya menunjukkan efektivitas pengelolaan sampah Pembangunan perumahan di Kota Palangka Raya masih tergolong rendah dengan skor WMPET sebesar 543,96/1.000 sehingga perlu diketahui hambatan efektivitas yang rendah ini. Penelitian ini dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang menghambat waste material yang terjadi pada proyek perumahan dengan menggunakan metode Relative Importance Index (RII) untuk mengetahui faktor dominan yang menjadi kendala utama sehingga developer dapat mengetahui tindakan pertama untuk mengurangi waste material di lokasi proyek. Hasil penelitian ini menyebutkan bahwa terdapat enam faktor dominan, yaitu regulasi pemerintah, tenaga kerja, manajemen & lingkungan, sosial, teknis, dan ekonomi, dengan faktor regulasi pemerintah sebagai faktor dominan dengan nilai RII tertinggi sebesar 0,681. Hasil penelitian ini juga akan dipetakan menggunakan Fishbone diagram untuk memudahkan mengetahui sebab dan akibat dari masing-masing faktor.
Copyrights © 2026