Tujuan penelitian ini untuk menganalisis secara kritis representasi perdagangan manusia (human trafficking) dalam novel Re: dan peRempuan karya Maman Suherman. Dengan menggunakan pendekatan kritik sastra sosiologis, penelitian ini membedah bagaimana teks naratif menggambarkan komodifikasi tubuh perempuan dan mekanisme eksploitasi yang sistematis. Penelitian ini menggunakan teori sosiologi sastra yang mengkaji tentang eksploitasi perempuan. Metode penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan menggunakan pendekatan sosiologi sastra. Teknik pengumpulan datanya yaitu baca, catat, dan pustaka. Data berupa paragraf, monolog, kalimat, atau pun dialog yang mengandung gambaran tentang perdagangan manusia. Teknik analisis datanya meliputi penyeleksian data, pemaparan data, dan penarikan simpulan. Hasil penelitian dan pembahasan menunjukkan bahwa, Pertama, eskploitasi perempuan yang ditemukan dalam novel Re: dan peRempuan seperti eksploitasi fisik meliputi; pemanfaatan tenaga, mesin penghasil uang, eksploitasi seksual seperti tindakan asusila, pemerkosaan, eksploitasi emosional berupa isolasi perempuan, eksploitasi sosial berupa; tindakan amoral, dan diskriminasi serta ketidakadilan. Kedua, fenomena perdagangan perempuan yang ditemukan dalam novel Re: dan peRempuan Karya Maman Suherman meliputi prostitusi, perbudakan dan narkoba. Secara kritis, novel ini tidak hanya berfungsi sebagai karya estetis, tetapi juga sebagai dokumen sosial yang menggugat ketimpangan kelas dan gender. Sosiologi sastra dalam novel ini menyingkap bahwa perdagangan manusia adalah produk dari sistem sosial yang gagal melindungi hak-hak dasar perempuan.
Copyrights © 2026