Minimnya hasil belajar siswa di SMA Negeri 4 Kupang, khususnya kelas X IPS, menjadi permasalahan utama dalam penelitian ini. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh efikasi diri, lingkungan keluarga, dan teman sebaya terhadap hasil belajar siswa. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain ex post facto. Populasi penelitian berjumlah 432 siswa, dengan sampel sebanyak 204 siswa yang ditentukan menggunakan rumus Slovin. Instrumen pengumpulan data berupa angket/kuesioner yang terdiri dari 21 butir pernyataan. Hasil analisis menunjukkan bahwa efikasi diri berpengaruh positif dan signifikan terhadap hasil belajar siswa (t hitung = 2,893 > t tabel = 1,971; p < 0,05). Lingkungan keluarga juga terbukti memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap hasil belajar (t hitung = 7,894 > t tabel = 1,971; p < 0,05). Selain itu, teman sebaya berpengaruh positif dan signifikan terhadap hasil belajar siswa (t hitung = 3,367 > t tabel = 1,971; p < 0,05).Secara simultan, efikasi diri, lingkungan keluarga, dan teman sebaya berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar siswa, sebagaimana ditunjukkan oleh nilai F hitung sebesar 33,440 yang lebih besar dari F tabel 2,41 (p < 0,05). Nilai koefisien determinasi (R Square) sebesar 0,334 menunjukkan bahwa ketiga variabel tersebut mampu menjelaskan 33,4% variasi hasil belajar siswa, sementara sisanya sebesar 66,6% dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian ini
Copyrights © 2026