Rendahnya kesadaran dan keterampilan wanita, khususnya ibu PKK, dalam melakukan deteksi dini kanker payudara masih menjadi permasalahan krusial di masyarakat. Sebagian besar kasus ditemukan pada stadium lanjut akibat minimnya pengetahuan dan kebiasaan melakukan pemeriksaan payudara sendiri (SADARI). Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu PKK melalui edukasi SADARI berbasis praktik sebagai upaya deteksi dini kanker payudara. Metode yang digunakan meliputi tiga tahap, yaitu persiapan (identifikasi kebutuhan dan koordinasi mitra), pelaksanaan (edukasi interaktif, demonstrasi, dan praktik langsung SADARI), serta evaluasi (observasi, tes pengetahuan, dan penilaian keterampilan). Kegiatan dilaksanakan pada ibu-ibu PKK di Desa Sepang Kelod dengan pendekatan partisipatif. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta dari rata-rata 65% pada pre-test menjadi 85% pada post-test, serta peningkatan keterampilan praktik SADARI yang ditunjukkan oleh kemampuan peserta dalam melakukan langkah-langkah pemeriksaan secara mandiri dan benar. Selain itu, peserta menunjukkan peningkatan kesadaran untuk melakukan pemeriksaan secara rutin sebagai upaya preventif. Dengan demikian, edukasi berbasis praktik terbukti efektif dalam meningkatkan kapasitas masyarakat dalam deteksi dini kanker payudara.
Copyrights © 2026