Penelitian ini bertujuan untuk melihat dampak dari literasi keuangan digital, persepsi kemudahan penggunaan, dan promosi cashback terhadap cara Generasi Z menggunakan aplikasi GoPay di Daerah Istimewa Yogyakarta. Data dikumpulkan melalui pemberian kuesioner online kepada 153 responden. Kriteria responden meliputi Generasi Z yang berusia minimal 17 tahun, tinggal di Daerah Istimewa Yogyakarta, dan pernah atau sedang menggunakan GoPay untuk transaksi dalam waktu 3 bulan terakhir. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling, sedangkan teknik analisis data dilakukan dengan PLS-SEM. Penelitian ini menggabungkan literasi keuangan digital, persepsi kemudahan, serta promosi cashback dalam satu model struktural untuk menjelaskan perilaku penggunaan. Selain itu, penelitian ini memfokuskan pada konteks perilaku penggunaan, bukan hanya pada niat pengguna, sehingga memberikan gambaran yang lebih komprehensif. Penggunaan GoPay dipengaruhi secara signifikan oleh tingkat literasi keuangan digital, persepsi kemudahan, dan promosi cashback. Penelitian ini juga memberikan dampak positif bagi perusahaan penyedia layanan e-wallet, terutama GoPay, dalam hal meningkatkan pemahaman masyarakat tentang literasi keuangan digital, mempertahankan kemudahan sistem, serta merancang strategi promosi cashback yang efektif untuk meningkatkan penggunaan berkelanjutan khususnya pada Generasi Z.
Copyrights © 2026