Penerapan konsep bangunan hijau menjadi semakin penting seiring meningkatnya dampak perubahan iklim dan kebutuhan akan pembangunan yang berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi determinan yang memengaruhi keputusan pengembang dan/atau pengelola apartemen sebagai salah satu pemangku kepentingan dalam penerapan bangunan hijau di Kota Bandung. Melalui kajian literatur, ditambah dengan wawancara semi terstruktur, penelitian ini berhasil menunjukkan bahwa keputusan penerapan bangunan hijau dipengaruhi oleh tujuh determinan yaitu Kebijakan dan Dukungan Pemerintah, Determinasi Ekonomi dan Sosial, Kepedulian terhadap Lingkungan, Teknologi dan Inovasi Bangunan Hijau, Dukung dan Kompetensi SDM, Strategi Pemasaran dan Keunggulan Properti, serta Organisasi dan Tata Kelola Bangunan Hijau. Beberapa rekomendasi strategis juga berhasil dirumuskan khususnya untuk meningkatkan penerapan bangunan hijau di gedung-gedung apartemen di Kota Bandung. Secara keseluruhan, hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi pengembang dan/atau pengelola apartemen dalam mengambil keputusan dan merumuskan program strategis yang lebih ramah lingkungan, sekaligus memberikan kontribusi terhadap pembangunan berkelanjutan di Indonesia.
Copyrights © 2026