Latar belakang: Dalam dunia yang semakin multikultural, pemahaman mengenai identitas sosial sangat penting dalam konteks bimbingan dan konseling. Terutama di Indonesia, yang kaya akan keberagaman budaya, latar belakang sosial dan budaya konseli mempengaruhi cara mereka melihat diri mereka dan masalah yang dihadapi. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran psikologi sosial dalam bimbingan dan konseling multibudaya, dengan fokus pada identitas sosial dan penerapannya dalam layanan konseling. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan studi literatur dengan analisis kualitatif deskriptif untuk mengkaji perkembangan teori dan praktik konseling multibudaya dalam psikologi sosial. Hasil: Temuan penelitian menunjukkan bahwa pemahaman tentang identitas sosial, terutama yang terkait dengan perbedaan budaya, memainkan peran besar dalam proses konseling. Konselor yang memiliki kepekaan budaya dapat memberikan layanan yang lebih efektif dengan mengakui perbedaan latar belakang sosial dan budaya konseli. Kesimpulan: Konseling multibudaya sangat bergantung pada kompetensi konselor dalam memahami identitas sosial konseli. Kepekaan budaya dan penerapan teori identitas sosial dapat meningkatkan efektivitas konseling lintas budaya.
Copyrights © 2026