Kusta masih menjadi salah satu masalah kesehatan masyarakat yang menimbulkan dampak signifikan, tidak hanya secara medis, tetapi juga secara sosial, terutama terkait stigma negatif. Maluku, masih menjadi daerah endemis dengan tantangan tersendiri, salah satunya adalah rendahnya tingkat pengetahuan dan sikap masyarakat yang masih dipengaruhi oleh mitos dan ketidaktahuan mengenai penyakit ini. Kegiatan ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas pendidikan kesehatan mengenai kusta dan stigmanya di Kota Tual, Maluku. Pada kegiatan ini dilakukan edukasi berupa penyuluhan kesehatan tentang kusta, data evaluasi menggunakan kuesioner yang dibagikan kepada responden dan dilakukan pengukuran perubahan tingkat pengetahuan dan sikap masyarakat sebelum dan sesudah diberikan edukasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam kedua aspek yang diukur. Sebelum diberikan edukasi, hanya sebelas persen responden yang memiliki pengetahuan baik. Setelah edukasi, pengetahuan baik meningkat menjadi lima puluh empat persen. Untuk sikap, sebelum edukasi, lima puluh tiga persen responden menunjukkan sikap yang kurang. Setelah dilakukan edukasi, sikap positif meningkat menjadi lima puluh delapan persen. Pendidikan kesehatan terfokus merupakan strategi yang efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan mengubah sikap masyarakat terhadap kusta. Edukasi yang disampaikan secara komunikatif tidak hanya penting untuk aspek pengetahuan dan sikap, serta stigma tetapi secara langsung juga untuk mendorong deteksi dini dan pencegahan disabilitas kusta yang berkepanjangan.
Copyrights © 2026