Pendahuluan: Berdasarkan hasil data World Health Organization (WHO) sebesar 38,2% Ibu hamil yang mengalami anemia di dunia. Di Indonesia, ibu hamil dengan kadar Hb di bawah 11 g/dl presentase sebesar 30% dari populasi ibu hamil, sedangkan kadar Hb di bawah 7 g/dl (anemia berat) sebesar 0,5%. Data-data ibu hamil dengan anemia menunjukkan bahwa anemia masih memerlukan penanganan di Indonesia. Kadar Hb anemia diklasifikasikan menjadi tiga, yaitu anemia berat, anemia sedang, dan anemia ringan. Konsentrasi Hb selama kehamilan akan menurun. Mean Corpuscular Haemoglobin (MCH) merupakan indeks eritrosit yang dapat dinilai untuk menentukan jenis anemia, yaitu anemia hipokromik mikrositik <28 pg (menurun), anemia normokromik normositik 28-34 pg (normal). Tujuan: Mengetahui gambaran jenis anemia berdasarkan mean corpuscular haemoglobin pada ibu hamil di RSUD KH. Mansyur Kintap, Kabupaten Tanah Laut, tahun 2023. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kuatitatif yang bertujuan mengetahui gambaran jenis anemia berdasarkan mean corpuscolar haemoglobin pada ibu hamil di RSUD KH. Mansyur tahun 2023. Hasil: Sebanyak 118 sampel, anemia ringan (51,7%, n=61), anemia sedang (48,3%, n=57), dan tidak ditemukan anemia berat. Gambaran jenis MCH (menurun) anemia hipokromik mikrositik (100%, n=118); tidak ditemukan anemia normokromik normositik maupun anemia makrositer. Berdasarkan indeks eritrosit menunjukan anemia hipokromik mikrositik memiliki presentase terbanyak dan nilai hb anemia ringan dengan presentase tebanyak. Simpulan: Penelitian ini merupakan hasil pemeriksaan anemia pada ibu hamil berdasarkan pemeriksaan indeks eritrosit (MCH) di RSUD KH. Mansyur Kintap 2023 sebagian besar mengalami anemia ringan dan anemia hipokromik mikrositik.
Copyrights © 2026