Sectio Caesarea ialah teknik bedah yang diterapkan dalam situasi darurat seperti plasenta previa, presentasi janin yang tidak normal, atau penempatan janin yang tidak normal yang membantu kelahiran janin melalui sayatan di dinding perut dan rahim. Tujuan penelitian ini demi mengetahui ketepatan penggunaan antibiotik profilaksis pada pasien sectio caesarea di BLUD RSUD Sele Be Solu Kota Sorong. Metode penelitian merupakan penelitian non eksperimental dengan rancangan penelitian bersifat retrospektif. Populasi pada penelitian ini 84 pasien dan menggunakan total sampling. Berdasarkah hasil penelitian yang dilakukan di BLUD RSUD Sele Be Solu Kota Sorong terdapat 84 pasien yang menjalani persalinan secara sectio caesarea menunjukkan bahwa penggunaan selain antibiotik profilaksis paling banyak Ketorolac 65 (30,51 %), golongan khusus penggunaan antibiotik profilaksis Cefazolin 54 (64,28%) dan Ceftriaxone 30 (35,71%), kesesuaian penggunaan antibiotik profilaksis Cefazolin 54 (64,28%), dosis pemberian 100%, rute pemberian 100%. Kesimpulan pada penelitian ini menunjukkan bahwa kesesuaian penggunaan antibiotik profilaksis pada pasien sectio caesarea di BLUD RSUD Sele Be sesuai dengan pedoman Kemenkes No 28 Tahun 2021 dan pedoman Rumah Sakit di Sele Be Solu terdapat Ceftriaxone 30 (35,71) tidak sesuai pedoman KMK No 28 Tahun 2021 dan BLUD RSUD Sele Be Solu Kota Sorong.
Copyrights © 2026