Peningkatan akses pendidikan tinggi mendorong individu merantau untuk pengalaman yang lebih baik, namun sering disertai tantangan psikologis seperti penurunan kebahagiaan akibat terpisah dari lingkungan sosial yang familiar. Penelitian ini bertujuan menguji hubungan dan pengaruh dukungan sosial terhadap kebahagiaan mahasiswa perantau. Metode kuantitatif dengan pendekatan survei digunakan pada 126 mahasiswa perantau di Pulau Jawa yang diperoleh melalui teknik accidental sampling. Data dikumpulkan secara daring melalui Google Forms menggunakan Multidimensional Scale of Perceived Social Support dan Oxford Happiness Questionnaire. Analisis dilakukan menggunakan uji korelasi Spearman dan regresi linier berganda dengan bantuan program JASP. Hasil menunjukkan bahwa dukungan sosial berhubungan positif signifikan dengan kebahagiaan (rs = .528, p < .001). Model regresi juga signifikan secara keseluruhan, F(3, 122) = 21.55, p < .001, dengan kontribusi sebesar 34.6% terhadap varians kebahagiaan. Secara parsial, dukungan keluarga dan teman (β = .35, p < .001) berpengaruh signifikan terhadap kebahagiaan, sedangkan dukungan dari pihak lain yang signifikan tidak menunjukkan pengaruh yang berarti (β = -.03, p > .05). Temuan ini menegaskan pentingnya dukungan sosial, khususnya dari keluarga dan teman, sebagai faktor protektif yang berperan dalam meningkatkan kebahagiaan mahasiswa perantau, serta menjadi landasan bagi intervensi promotif berbasis dukungan sosial di lingkungan pendidikan tinggi.
Copyrights © 2026