Budidaya jamur tiram putih (Pleurotus ostreatus L.) sangat bergantung pada komposisi media tanam, khususnya substrat lignoselulosa yang memengaruhi perkembangan miselium dan hasil panen. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh berbagai campuran media berbasis serbuk gergaji terhadap pertumbuhan dan hasil panen jamur tiram putih. Rancangan Acak Lengkap (Completely Randomized Design) digunakan dengan empat perlakuan: serbuk gergaji 60% + dedak 20% + kapur dolomit 20% (S0); serbuk gergaji 60% + dedak 10% + kapur dolomit 10% + sekam padi 20% (S1); serbuk gergaji 60% + dedak 10% + kapur dolomit 10% + tongkol jagung 20% (S2); dan serbuk gergaji 60% + dedak 10% + kapur dolomit 10% + ampas tebu 20% (S3), masing-masing diulang tiga kali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komposisi media secara signifikan memengaruhi parameter pertumbuhan dan hasil panen (p < 0,05). Di antara perlakuan, S2 menghasilkan berat segar tertinggi (99,67 g per baglog), menunjukkan bahwa penambahan tongkol jagung sebagai suplemen lignoselulosa meningkatkan kualitas substrat dan produktivitas jamur. Temuan ini menunjukkan bahwa pengoptimalan komposisi substrat, khususnya melalui penambahan tongkol jagung, dapat meningkatkan efisiensi dan hasil budidaya jamur tiram putih pada tingkat produksi skala kecil.
Copyrights © 2026