Penelitian ini bertujuan untuk menguji keefektifan kulit buah melinjo sebagai sumberdaya lokal dan jenis inokulan dalam meningkatkan ketersediaan hara, serapan hara Nitrogen dan Fosfor tanaman kedelai (Glycine max (L.) Merril) pada tanah Ultisol asal Kabupaten Pidie. Penelitian ini telah dilakukan pada bulan Juli 2025 sampai September 2025 di Kebun Percobaan Fakultas Pertanian Universitas Jabal Ghafur Sigli. Penelitian ini dilaksanakan dengan menggunakan metode Rancangan Acak Kelompok (RAK) factorial dengan dua perlakuan. Faktor pertama yaitu kulit buah melinjo yang terdiri dari 4 taraf yaitu 0 Ton/Ha (M0), 10 Ton/Ha (M1), 20 Ton/Ha (M2) dan 30 Ton/Ha (M3) dan factor kedua yaitu jenis inokulan yang terdiri dari 2 taraf, Legin (I0) dan Tanah bekas penanaman kacang-kacangan (I1) . Parameter yang diamati yaitu serapan hara N dan P tanaman kedelai pada umur 45 Hari Setelah Tanam (HST) dan sifat kimia tanah Ultisol sebelum penelitian Hasil penelitian menunjukan bahwa pemberian kulit buah melinjo tidak berpengaruh nyata terhadap serapan hara Nitrogen dan Fosfor. Sedangkan jenis inokulan juga berpengaruh nyata terhadap serapan hara Nitrogen dan tidak berpengaruh nyata terhadap serapan hara Fosfor.
Copyrights © 2026