Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian ekstrak kacang koro (Canavalia ensiformis L.) dan bungkil kelapa terhadap jumlah eritrosit, leukosit, dan hemoglobin tikus putih (Rattus norvegicus). Penelitian ini termasuk ke dalam penelitian eksperimen yang menggunakan desain rancangan acak lengkap (RAL). Objek yang digunakan di dalam penelitian ini adalah tikus betina yang belum pernah bunting, berusia kurang lebih 2 bulan, dengan bobot sekitar 100 – 200 gram Terdiri atas 4 kelompok meliputi kelompok kontrol dan kelompok perlakuan. Kelompok perlakuan terdiri dari P1 (75 mg/kg BB tikus/hari), P2 (150 mg/kg BB tikus/hari), dan P3 (225 mg/kg BB tikus/hari) sedangkan kelompok kontrol diberikan plasebo. Masing - masing kelompok perlakuan terdiri dari 5 ekor tikus putih (Rattus norvegicus). Analisis data yang dilakukan menggunakan Uji One-Way ANOVA untuk mengetahui perbedaan antara kelompok kontrol dan kelompok perlakuan. Apabila hasil analisis data ditemukan beda nyata, maka analilis data dilanjutkan dengan uji Duncan’s Multiple Range Test (DMRT) untuk mengetahui perbandingan pada kelompok kontrol dan masing – masing kelompok perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaruh pemberian ekstrak kacang koro (Canavalia ensiformis L.) dan bungkil kelapa berpengaruh nyata (P0,05) terhadap leukosit tetapi tidak berpengaruh nyata (P0,05) terhadap eritrosit dan hemoglobin tikus putih (Rattus norvegicus). Kata Kunci: Kacang koro; Bungkil Kelapa; Ekstrak; Hemoglobin; Leukosit
Copyrights © 2026