ABSTRAK Hipertensi atau tekanan darah tinggi adalah keadaan dimana terjadinya peningkatan tekanan darah diatas batas nilai normal yaitu 120/80 mmHg. Menurut World Health Organization (WHO) 2016, batas tekanan darah dianggap masih normal yaitu kurang dari 130/85 mmHg. Hipertensi merupakan salah satu penyakit kronis yang paling besar menyebabkan angka kematian global. Penggunaan obat antihipertensi yang tepat sangat penting untuk mencapai target tekanan darah dan mencegah komplikasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi profil pengobatan serta efektivitas terapi antihipertensi pada pasien rawat jalan di UPTD Puskesmas Curugbitung Kabupaten Lebak. Metode penelitian bersifat deskriptif kuantitatif dengan pendekatan retrospektif terhadap 96 pasien yang memenuhi kriteria inklusi. Data diperoleh dari rekam medis dan resep, kemudian dianalisis berdasarkan karakteristik pasien, ketepatan terapi (pasien, obat, dan dosis), serta efektivitas terapi. Hasil menunjukkan mayoritas pasien berusia 45–59 tahun (43,75%) dan berjenis kelamin perempuan (60,42%). Obat yang paling banyak digunakan adalah amlodipin dari golongan Calcium Channel Blocker (CCB) sebesar (94,62%). Ketepatan pasien dan ketepanan obat mencapai 100%, sedangkan ketepatan dosis sebesar 95,83%. Efektivitas terapi tercapai pada 87,50% pasien. Kesimpulannya, terapi antihipertensi yang diterapkan telah sesuai standar pengobatan dan menunjukkan efektivitas yang cukup tinggi, namun pemantauan lanjutan tetap diperlukan untuk meningkatkan kontrol tekanan darah secara berkelanjutan.
Copyrights © 2026