Hipertensi merupakan penyakit kronis dengan prevalensi tinggi yang sering disertai gangguan psikologis, seperti depresi. Kondisi ini menyebabkan sebagian pasien hipertensi membutuhkan terapi antidepresan. Tujuan penelitian ini untuk mengevaluasi penggunaan obat antidepresan pada pasien hipertensi rawat jalan di RSU Kota Tangerang Selatan periode Januari–Desember 2024, meliputi karakteristik pasien, pola penggunaan obat, serta kesesuaian indikasi, dosis, durasi, dan potensi interaksi obat. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan retrospektif berdasarkan data rekam medis pasien. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pasien didominasi oleh perempuan (68,72%) dengan kelompok usia terbanyak pada rentang 56–65 tahun (40%). Pola penggunaan obat antidepresan didominasi golongan SSRI (89,74%), sedangkan TCA digunakan sebesar 10,26% dan tidak ditemukan penggunaan SNRI. Evaluasi kesesuaian terapi menunjukkan indikasi, dosis, dan durasi penggunaan obat sebagian besar telah sesuai dengan pedoman klinis. Potensi interaksi obat ditemukan pada beberapa kombinasi antidepresan dengan antihipertensi, namun umumnya bersifat dapat dikendalikan melalui pemantauan klinis. Kesimpulan dari penelitian ini bahwa penggunaan obat antidepresan pada pasien hipertensi rawat jalan di RSU Kota Tangerang Selatan sudah rasional dan sesuai pedoman terapi, meskipun tetap diperlukan monitoring terhadap potensi interaksi obat
Copyrights © 2026