Penelitian ini mengkaji biografi dan pemikiran tafsir Sayyid Qutb dalam karya monumentalnya Fi Dhilal al-Qu’an. Latar belakang sosio-historis Mesir, khususnya pada masa Gamal Abdel Nasser berpengaruh besar terhadap pembentukan corak pemikirannya yang berciri perlawanan terhadap jahiliyah modern. Tafsir ini menggunakan pendekatan adabi-ijtima’i dengan corak haraki (gerakan) dan teologis-ideologis. Secara mazhab kecenderungannya berada dalam kerangka Sunni dengan nuansa reformis-modernis. Karakteristik tafsir ini tampak pada gaya bahasa sastra yang kuat, penekanan pada tauhid dan hakimiyah serta orientasi transformasi sosial. Kelebihannya terletak pada kedalaman spiritual dan relevansi sosial, sedangkan kekurangannya adalah kecenderungan ideologisasi ayat dan minimnya rujukan riwayat klasik secara rinci. Contoh spesifik penafsirannya terlihat pada ayat-ayat hukum yang menegaskan supremasi hukum Allah sebagai dasar sistem kehidupan Islam.
Copyrights © 2026